Tuesday, January 7, 2025

Bunga pertama dan terakhir

Heii kauu,, tahukah kamu, bahwa tahun itu tahun terbahagiaku,, dimulai dari satu tahun sebelumnya, saat aku semakin punya waktu, untuk mengurus diri, mengurus kamu dan mereka, menjadi lebih mindfull, lebih mengenali diri sendiri.
ah senangnya,, disaat semua rekan yang dalam posisi yang sama, mulai merasa bosan dan bingung, aku tidak.. ketika mereka berkata bahwa mereka ingin kembali bekerja, aku tidak, hehehe..
terimakasih atas supportnya.. 
bahkan tahun itu, tahun yang paliing membahagiakan, telah aku singkirkan semua prasangka buruk, aku pusatkan perhatianku pada kewajibanku, aku banyak mengadu padaNya, soal semua keluhku.. tidak kukeluhkan kepadamu. seperti saran seorang mentor.. 
tahun yang bahagia, dimana aku bisa berangkat ke tanah suci bersama, senangnya, Allah maha baik..
lebih lebih, aku mendapatkan apa yang selama ini aku mau,, bunga,, iya bunga..
terimakasih bunga cantiknya,, aku simpan, aku foto, aku capture. tanpa kutahu itu bunga pertama dan terakhir dari kamu. bisa dibilang setengah bulan selanjutnya, hidupku seperti terhantam badai.. dan kamu pelakunya,, rasa marah padamu sudah tidak seperti dulu,, yang ada rasa putus asa, rasa minder diri, sampai sekarang, yaa sampai sekarang, ingatan tentangmu selalu muncul, belum move on kalau kata orang.
aku sedang menikmati prosesku, kita masih sering bertemu, dengan kondisi yang berbeda bagai langit dan bumi.. haha
apa yahh.....
itu saja sih, sekian, sedang tidak mau berterimakasih juga mencaci, semoga Allah menjaga kita semua dalam perjalanan di dunia ini,, masing masing.