Ada cahaya menerangi ruang hampa
Ia redup, menyala terang, lalu redup lagi
Saat ini ia menyala
Menuju redup.
Saat menyala, ruang tersebut meriah,
Dimensi bercampur aduk
Merah, jingga
Membentuk harmoni yang abstrak
Tanpa terkendali tak terarah
Saat redup,
Semua mati
Hampa bagai angkasa yang gulita
Tercekat oleh rasa sedih, dan layu
Serta rindu yang tak tertahankan
No comments:
Post a Comment