Thursday, September 26, 2019

Menjeda

Kita berlari terlalu cepat
Mengejar cahaya dunia

Kita lupa menjeda
Melihat sekeliling untuk bersyukur

Merumuskan tujuan
Untuk menyamakan langkah

Kemudian berlari tanpa tujuan
Tanpa arah yang pasti

Sampai akhirnya
Tersesat

Hilang arah

Wednesday, September 25, 2019

Lelah

Subhanallah, aku lelah
Senyumku
Tawaku
Amanku
Legaku
Terganti oleh
Lelahku
Takutku
Khawatirku

Tahu kenapa?

Karna aku berlebihan

Berlebihan dalam dunia
Kemelekatan yang membutakan

Ini musibahku, serta ujianku
Ini bukan sajak keluhan,
Aku akan ikhlas
Hanya curahan hati, yang harus diluapkan

Takdir Allah yang terbaik.
Amin yra

Friday, September 20, 2019

Menua bersama

Dua senja menikmati malam
Segelas kopi berdua
Semangkuk mie bersama
Teduh

Pancaran cinta dari matanya
Seolah dunia milik berdua
Manusia
Entah apa mereka paham

Allah menakdirkan pertemuan dan perpisahan
Entah apa mereka siap
Ketika perpisahan datang, apapun bentuknya

Atau aku yang belum paham
Atau aku yang belum siap

Ah sudahlah, mata teduh penuh cinta
Aku iri
Takdir Allah yang terbaik

Surat cinta

Kamu tahu sayang
Aku ingin merasakan tumbuh bersama
Aku ingin merasakan dewasa bersama
Menjadi bahumu saat kau menangis
Menjadi bahagiamu saat kau nelangsa
Menjadi alasan untukmu kembali
Aku ingin berdua menempuh suka juga duka

Ini hanya inginku

Yang harus kutempatkan dalam bingkai ikhlas

Aku tidak tahu inginmu
Juga inginNya

Inginku dan inginmu tidaklah penting dibanding inginNya, kehendakNya

Ikhlas itu luar biasa ilmunya
Sabar itu ilmu tingkat tinggi

Ya Allah, kupasrahkan semua. Tumbuhkan keikhlasanku. Agar tiada sedih dan kecewa

Amin

Thursday, September 12, 2019

Kangen

Sayang, aku kangen.
Aku kangen kebersamaan kita
Aku kangen kata kata sayang dari kamu
Aku kangen pelukanmu
Aku kangen perhatianmu
Aku kangen teleponmu
Aku kangen kamu yang mencintai aku
Maaf aku begitu naif
Aku hanya kangen