Friday, September 20, 2019

Menua bersama

Dua senja menikmati malam
Segelas kopi berdua
Semangkuk mie bersama
Teduh

Pancaran cinta dari matanya
Seolah dunia milik berdua
Manusia
Entah apa mereka paham

Allah menakdirkan pertemuan dan perpisahan
Entah apa mereka siap
Ketika perpisahan datang, apapun bentuknya

Atau aku yang belum paham
Atau aku yang belum siap

Ah sudahlah, mata teduh penuh cinta
Aku iri
Takdir Allah yang terbaik

No comments: